salam ukhwah kepada semua,salam perkenalan dan salam persahabata...

Bismillahirahmaanirrahiim

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Alhamdulillahi Rabbil A’laamiin,Pertama Sekali Kita Panjatkan Puji Kesyukuran Kita Kepada Allah Swt, Yang Telah Melimpahkan Rahmat Dan Hidayahnya Kepada Kita,Sehinggalah Kita Dapat Mengetahui Haq Dan Bathil,Halal Dan Haram. Juga Pada Saat Ini Kita Masih Lagi Diberikan Kesempatan Untuk Hidup Dimuka Bumi Ini.

Keduanya , Selawat Dan Salam Kita Curahkan Kepada Junjungan Besar Nabi Mhammad Saw, Juga Segenap Kepada Ahli Keluarganya,Para Sahabat-Sahabatnya , Para Tabi’in Tabi’ahum Waman Tabi’ahum Bi Ihsanin Ila Yaumiddin,Para A’lim Ulama’ , Al,Ulama’ Warosatul Anbiya’, Dan Juga Kepada Semua Pejuang Agama Yang Telah Memperjuangkan Agama Allah Ini ,Sehinggalah Sampai Kepada Kita, Yang Masih Lagi Mendapat Cebisan-Cebisan Agama Ini. Atas Semua Amal Soleh Mereka,Niat Baik Mereka , Perjuangan Mereka, Kita Syukuri Dan Kita Doakan Semoga Allah Membalas Jasa Baik Mereka Dengan Balasan Yang Lebih Baik. Aamiin..

Isnin, 8 Ogos 2011

CIRI-CIRI LELAKI YANG DICINTAI ALLAH





Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
«سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ … وَشَابٌّ نَشَأَ فِى عِبَادَةِ رَبِّهِ»
“Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan (Arsy-Nya) pada hari yang tidak ada naungan (sama sekali) kecuali naungan-Nya: …Dan seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah (ketaatan) kepada Allah …”( hadis al-Bukhari dan Muslim).

Hadits yang agung ini menunjukkan betapa besarnya perhatian Islam terhadap hal-hal yang mendatangkan kebaikan bagi seorang pemuda muslim sekaligus menjelaskan keutamaan besar bagi seorang pemuda yang memiliki sifat yang disebutkan dalam hadits ini.
Hadits ini menunjukkan) keutamaan pemuda yang tumbuh dalam dalam ketaatan kepada Allah, sehingga dia selalu menjauhi perbuatan maksiat dan keburukan.

Dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhususkan “seorang pemuda” kerana (usia) muda adalah (masa yang) berpotensi besar untuk didominasi oleh nafsu syahwat, disebabkan kuatnya pendorong untuk mengikuti hawa nafsu pada diri seorang pemuda, maka dalam keadaan seperti ini, berkomitmenlah dalam ibadah (ketaatan) kepada Allah.

Dalam hadits lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
«إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَعْجَبُ مِنَ الشَّابِّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ»
“Sesungguhnya Allah Ta’ala benar-benar kagum terhadap seorang pemuda yang tidak memliki shabwah”(HR Ahmad dan ath-Thabrani)
Ertinya: pemuda yang tidak mengikuti hawa nafsunya, dengan dia membiasakan dirinya melakukan kebaikan dan berusaha bersungguh-sungguh untuk  menjauhi keburukan.

Inilah Inilah cirri-ciri pemuda muslim yang dicintai oleh Allah Ta’ala dan pandai mensyukuri nikmat besar yang Allah Ta’ala anugerahkan kepadanya, serta mampu berjuang menundukkan hawa nafsunya pada saat tarikan nafsu sedang kuat-kuatnya menjerat seorang manusia. Ini sudah tentu merupakan hal yang sangat susah dan berat, maka wajar jika kemudian Allah Ta’ala memberikan balasan pahala dan keutamaan besar baginya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan